Nama :
Arsyka Ferlian Mindy
Kelas :
4D
NPM :
16410168
Ulasan Cerita Pendek “Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang”
Cerpen ini
adalah karya dari A. Mustofa Bisri, bercerita tentang kisah pemuda atau tokoh
Aku yang ingin menepati janji kepada kenalannya yang bernama Sahlan. Tokoh Aku
ini penasaran kepada gadis kecil beralis
tebal dan bermata cemerlang yang menatap lurus kepadanya tanpa berkedip dan
tanpa ada ekspresi apa pun. Tokoh Aku melihat gadis itu sedang berada di peron
saat menunggu keretanya datang. Pikirannya selalu mengarah kepada gadis kecil
beralis tebal bermata cemerlang yang ia lihat di stasiun S tadi.
Cerpen ini
menceritakan tentang tokoh Aku yang sedang menunggu kereta di stasiun S untuk
menuju ke stasiun J guna memenuhi janji untuk berkunjung ke rumah kenalannya. Dalam
penantiannya, ia melihat seorang gadis kecil beralis tebal dan bermata
cemerlang sedang memperhatikannya dengan wajah tanpa ekspresi dan tatapan yang
seolah tak mau lepas melihat ke arah tokoh Aku. Saat keretanya datang hingga
sampai di stasiun S ia masih memikirkan gadis kecil beralis tebal dam bermata
cemerlang. Sesampainya di saya ia segera memesan taksi untuk menuju ke rumah kenalannya
yang bernama Sahlan.
Saat tiba di rumah Sahlan, ia disuguhi berbagai macam
makanan dan Sahlan mempersilahkan untuk mandi. Saat menuju kamar mandi, ia
mendengar suara gadis sedang bernyanyi lagu india yang ia sangka adalah gadis
Sahlan dan ternyata gadis itu mempunyai alis yang tebal dan bermata cemerlang. Ia
pun mulai tertarik kepada gadis itu. Saat makan malam tiba, Sahlan
memperkenalkan gadis beralis tebal dan mermata cemerlang itu, tak disangka
gadis itu adalah istri Sahlan yang bernama Shakila. Tokoh Aku mulai merasa
kecewa karena ia mengira adik yang di ceritakan Sahlan bukanlah adik kandungnya
tetapi adalah istri.
Sahlan
akhirnya bercerita tentang istrinya yang istimewa karena dia berbicara tidak
menggunakan mulut, mulutnya digunakan untuk tersenyum dan bernyanyi. Sahlan
menceritakan bagaimana awalnya mereka bertemu dan menikah. Sahlan bertemu gadis
beralis tebal dan bermata cemerlang itu di stasiun S dan beberapa tahun
kemudian setelah Sahlan pulang ke M ibunya memperkenalkannya dengan anak
kawannya. Shakila adalah gadis yang di pungut oleh kawan ibu Sahlan sejak bayi dan ditemukan di stasiun S kemudian
diberi nama India yaitu Shakila. Saat Sahlan bercerita, tokoh aku melihat
secara tiba-tiba gadis kecil beralis tebal dan bermata cemerlang yang
ditemuinya saat di Stasiun S datang, entah dari mana, dan tersenyum manis
sekali kepada tokoh Aku.
Cerpen ini
sangat menarik, penulis mampu membawa pembaca ke dalam suasana penasaran yang
terjadi dalam cerita. Dalam cerita ini penulis dapat membuat para pembaca
semakin penasaran saat membaca dari awal sampai akhir, tetapi rasa penasaran
itu tak terobati karena penulis tidak menjelaskan dengan pasti apa yang terjadi
pada akhir cerita tersebut, seperti pada kalimat akhir “tiba-tiba gadis kecil
beralis tebal dan bermata cemerlang datang, entah dari mana, dan tersenyum
manis sekali.” Pembaca merasa penasaran mengapa tokoh aku bernasib sama dengan
Sahlan yang mempunyai istri sama seperti gadis kecil yang ada di stasiun S.
Dalam
cerpen “Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang” ini terdapat beberapa penulisan
yang salah seperti pada awal cerpen, penulis tidak konsisten dalam penulisan
pada paragraf pertama menggunakan kata “Saya” tetapi pada paragraf selanjutnya,
menggunakan kata “Aku”. Dalam cerpen ini, penulis juga melakukan kesalahan
dalam penulisan pada paragraf pertama kata “ncrka” seharusnya “nerka” dan pada
kata “haru” yang seharusnya “baru”. Seharusnya, penulis sangat berhati-hati dan
teliti dalam penulisan teks agar pembaca tidak salah mengartikan.
Cerpen yang berjudul Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang, tetapi cerpen
ini bukanlah cerpen yang bergenre anak-anak. A. Mustofa Bisri mengemas cerpen
ini menjadi cerita yang misterius, susah untuk ditebak dan membuat setiap pembaca penasaran saat memahami maksud dari cerita pendek ini
setelah membaca akhir dari paragraf cerpen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar