Puisiku
Siang berganti malam
Hari berganti bulan
Selama itu aku terus menunggu
Ya, menunggu untuk pulang ke rumah
Bermil-mil jarak yang memisahkan
Akh.. aku tak bisa menahannya sayang
Aku takut, sungguh takut
Takut kau bosan menunggu kepulanganku
Aku hanya bisa bercerita dengan puisi
Menuangkan benih- benih kerinduan
Terbelenggu dengan rindu
Yang ditemani oleh cambuk kesepian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar